Pages

Minggu, 09 Maret 2014

Olah Ragawan Muslim

American Football


Hamza Abdullah - pemain Cleveland Browns
Husain Abdullah - pemain Minnesota Vikings
Az-Zahir Hakim - pemain St Louis Rams
Ryan Harris
Ahmad Rashad - mantan pemain Minnesota Vikings, memenangkan penghargaan olahraga kastor (pada tahun 1972)
Ephraim Salaam - pemain Detroit Lions
Muhammad Wilkerson - Pemain bertahan New York Jets
Usama Young - pemain New Orleans Saints
Sepak Bola


Mesut Ozil - Pemain keturunan Jerman dan Turki yang bermain untuk Real Madrid dan tim nasional Jerman. Dia adalah seorang Muslim yang cukup taat.
Karim Benzema - Pemain sepak bola Prancis. Saat ini bermain untuk Real Madrid
Edin Dzeko - pesepakbola Bosnia yang bermain untuk Manchester City
Demba Ba - Striker Senegal yang bermain untuk Chelsea
Franck Ribery - pesepakbola Prancis. Saat ini bermain untuk Bayern Munich
Samir Nasri - pesepakbola Prancis. Saat ini bermain untuk Manchester City
Yaya Toure - pesepakbola Pantai Gading yang bermain untuk Manchester City. Saudara dari Kolo Toure
Kolo Toure - pesepakbola Pantai Gading yang bermain untuk Manchester City. Saudara dari Yaya Toure
Robin Van Persie - pesepakbola Belanda yang bermain untuk Manchester Untited
Nuri Sahin - pesepakbola Turki yang bermain untuk Borussia Dortmund dengan status pinjaman dari Real Madrid
Hamit Altintop - pesepakbola Turki yang bermain untuk Bayern Munich dan Real Madrid, tapi sekarang bermain untuk Galatasaray
Lionel Messi - pemain terbaik dunia yang bermain untuk Barcelona.
Zinedine Zidane - Mantan pemain Perancis yang bermain untuk Real Madrid dan Juventus.
Sergen Yalcin - Mantan pemain Turki yang bermain untuk Besiktas JK
Thierry Henry - pemain Perancis yang merupakan legenda Arsenal.
Kriket


Adil Rashid - pemain kriket Inggris yang bermain untuk Yorkshire dan Inggris U-19s
Ajmal Shahzad - Seorang pemain kriket yang bermain untuk Yorkshire di County Cricket Club dan mewakili Inggris dalam tiga format permainan.
Amjad Khan - kriketers termuda Inggris yang bermain untuk tim nasional Denmark
Bilal Shafayat
Kabir Ali - pemain kriket Inggris, yang sebelumnya bermain untuk Worcestershire
Kadeer Ali - pemain kriket Worcestershire dan saudara dari Kabir Ali
Moeen Ali - pemain kriket Warwickshire
Owais Shah - pemain kriket yang bermain untuk Middlesex
Sajid Mahmood - pemain kriket asal Punjabi yang bermain untuk Inggris dan Lancashire
Usman afzaal - pemain kriket yang telah memainkan tiga pertandingan untuk Inggris
Jahid Ahmed - kirketer yang bermain untuk Essex.
Bola Basket


Mirza Teletovic, pemain basket asal Bosnia untuk Nets Brooklyn
DeSagana Diop, pemain basket asal Senegal untuk Charlotte Bobcats
Kareem Abdul-Jabbar - Masuk Islam dari agama Katolik pada tahun 1968, awalnya bergabung dengan Nation of Islam sebelum masuk Islam Sunni.
Mahmoud Abdul-Rauf - mantan pemain Denver Nuggets pada tahun 1991, sebelumnya Chris Jackson
Shareef Abdur-Rahim - Pensiunan NBA All-Star pada musim 2001-02
Hassan Adams - Pemain KK Vojvodina
Larry Johnson - Pensiunan Charlotte Hornets dan New York Knicks
Nazr Mohammed - pemain Chicago Bulls
Mehmet Okur - pemain asal Turki yang bermain untuk Utah Jazz
Hakeem Olajuwon
Rasheed Wallace - pebasket dari New York Knicks
Hidayet Turkoglu - pemain asal Turki yang bermain untuk Orlando Magic.
Tinju


Muhammad Ali - Menjadi anggota Nation of Islam pada tahun 1964, kemudian masuk Islam Sunni pada tahun 1975.
Bernard Hopkins - mantan juara dunia kelas menengah dan kelas berat
Eddie Mustafa Muhammad - mantan juara kelas berat ringan
Matthew Saad Muhammad - mantan juara kelas berat ringan. Muhammad Qawi - mantan juara kelas berat.
Hasim Rahman - mantan juara kelas berat
Henry Tillman - petinju Afrika-Amerika yang meraih medali emas di kelas berat berat di Olimpiade 1984 di Los Angeles.
Mike Tyson - Juara kelas berat pada tahun 1987, dikonversi pada tahun 1994
Adil Anwar - Petinju Inggris kelas ringan
Amir Khan - Petinju kelas ringan asal Inggris. Dia pernah meraih medali perak di Olimpiade 2004
Haroon Khan - pemenang tempur Pakistan Inggris tinju nasional
Nadeem Siddique - petinju kelas welter dari Inggris
Imran Khan (kickboxer)
Hoki


Ramzi Abid, pemain hoki profesional asal Kanada yang saat ini bermain untuk JYP di SM-liiga Finlandia.
Nazem Kadri, pemain hoki profesional asal Kanada yang saat ini bermain untuk Toronto Maple Leafs di NHL "Hockey and Ramadan".
Alain Nasreddine, mantan hoki es profesional asal Kanada yang merupakan asisten pelatih Penguins Wilkes-Barre/Scranton dari AHL
Nail Yakupov, pemain hoki es profesional asal Rusia yang saat ini bermain untuk Edmonton Oilers dari NHL
Gulat


Muhammed Lawal
Adnan Al-Kaissie
Mike Tyson
MVP
Khosrow Daivari - Iran Amerika, mantan pegulat di WWE
Khosrow Vaziri (The Iron Sheik)

Gempa & GunungBerapi Menurut Al-Quran



GEMPA DAN GUNUNG BERAPI

Mengenai Gempa bumi , Allah menyampaikan firmanNYA di dalam Al Quran yang berbunyi ;

Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.  (qs Al Anbiyaa 21:31).

Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, (qs An Nahl 16:15) .

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.(qs Lukman 31: 10) .

Pertanyaannya ; Apakah benar bahwa gunung Berapi dapat mencegah dan menghentikan gempa Bumi? Menurut hasil surver geologi , justru di daerah pegununganlah yang terbanyak terjadi gempa bumi , baik gempa bumi vulkanik maupun gempa bumi tektonik. Bahkan beberapa pakar geologi menyimpulkan bahwa penyebab gempa bumi adalah karena banyaknya gunung-gunung berapi yang masih aktif seperti di pulau sumatera dan jawa.

Apakah keterangan ayat-ayat Al Quran itu kontradiksi dengan pendapat ahli geologi? Atau pakar Geologi tersebut yang salah dalam menyimpulkan hipotesanya? Metode apakah yang
dapat membuktikan bahwa keterangan ayat diatas tidak bertentangan dengan penemuan sain? Bagaimana seorang muslim menjelaskan kebenaran ayat tersebut?

Mungkin kita masih teringat kejadian gempa tektonik di Sumatera Barat yang meluluh lantakkan ranah minang yang mengorbankan banyak jiwa dan harta. Berdasarkan survey ahli Geologi, daerah Sumatera Barat termasuk jalur tektonik yang aktif menghasilkan gempa bumi. Jalur tektonik aktif ini, disebut juga Jalur Busur Dalam dari Sirkum Mediterania yang memanjang mulai dari pergunungan Alpen di Eropa terus ke pegunungan Himalaya dan masuk ke Indonesia melalui Pulau Sumatera, jawa, Bali, Nusatenggara Barat dan berakhir di Maluku. Pulau Sumatera juga merupakan pertemuan dari jalur pergunungan Hymalaya dengan jalur pergunungan Pasifik yang merupakan sistim pegunungan muda yang masih labil dan akif.

Itulah sebabnya Indonesia khususnya pulau Sumatera merupakan daerah yang sering mengalami gempa Bumi. Setiap hari tercatat ratusan kali getaran tektonik dan vulkanik dalam skala Richter rendah yang masih terdeteksi , dan hanya beberapa kali diatas skala 7 Richter seperti yang menyebabkan bencana alam baru-baru ini.

Sebagaimana kita ketahui bahwa bumi berbentuk bola dengan radius sekitar 6500 Km. Permukaan bumi tidak datar, ini disebabkan oleh tekanan dan desakan dari dalam bumi dan juga karena perubahan dari berbagai tekanan di atas permukaannya.

Dari bukti-bukti sain, menunjukkan bahwa lapisan bumi hanya mengadung 20% padatan, yaitu lapisan Litosfir (kedalam sekitar 100 km), lapisan kerak dan selubung (ketebalan 500 1000 km), dan 80% sisanya adalah air dan magma yang sangat panas. Lapisan paling dalam (inti bumi) berdiameter sekitar 5500 6500 Km berupa magma dengan suhu mencapai 5000 dejarat celcius, diikuti oleh lapisan diatasnya berupa lapisan yang disebut degan Mantel (ketebalannya 2500 3000 Km) yang juga berupa magma panas bersuhu 2200 derjat celcius.

Lapisan padat yang merupakan selubung bagian atas bumi bagaikan lempengan tipis yang sedang terapung diatas lapisan magma yang panas sehingga lempeng ini akan selalu bergerak dan mengalami berbagai tekanan menghasilkan tabrakkan, patahan, getaran dan guncangan.

Pada lapisan yang tebalnya hingga 1000 Km inilah yang merupakan tempat terjadinya sumber getaran yang menghasilkan gempa bumi. Bumi ini menyimpan energy panas yang sangat besar yang sewaktu-waktu bisa meledak apabila bumi tidak dirancang memiliki sitem pendingin dan sistim peredam getaran/tekanan yang hebat. Kalau tubuh manusia mempunyai pori-pori sebagai sistem ventilasi dan pembuangan , maka gunung-gunung juga merupakan posi-porinya bumi yang dirancang untuk system ventilasi dan meredam goncangan akibat tekanan yang tidak stabil dari dalamnya. Sekiranya permukaan bumi ini tertutup rapat dan tidak ada satupun gunung berapi, apakah yang akan terjadi ? Mungkin bumi ini akan retak, pecah dan meledak.

Bagaimana hubungan antara gunung berapi dengan gempa? Dari hasil penemuan sain, menunjukan bahwa lapisan atas bumi ( litosfir dan selubung bumi) akan selalu mengalami pergesaran dan pergerakan. Pernyebabnya adalah adanya sumber panas yang sangat hebat yang berasal dari lapisan dalam bumi. Panas ini menyebabkan bebatuan dan unsur-unsur mineral menjadi cair dan berbagai macam gas terperangkap di dalam magma tersebut. Artinya terdapat sekitar 40 50% dari volume bumi, mengandung magma panas yang tersimpan di bagian dalam bumi. Magma yang panas tersebut akan memuai lalu naik keatas mendesak lempeng dan kerak bumi , sehingga menyebabkan lempeng-lempeng itu saling menjauh.

Ketika magma mencapai bagian atas yang lebih dingin,maka magma tersebut akan menyusut dan memadat karena proses pendinginan. Akibatnya lempeng-lempeng tersebut akan bergerak kembali mengisi ruang magma yang menyusut tersebut. Pada saat lempeng-lempeng itu bergerak kembali, maka akan terbentuk lagi retakan-retakan yang menyebabkan magma dibagian bawah terdorong keatas diantara retakan tersebut. Apabila magma cair mempunyai kekuatan yang cukup besar, maka lapisan magma yang sudah memadat tersebut akan terus didesak keatas secara bertahap hingga akhirnya mencapai permukaan bumi dan terbentuklah gunung berapi. Konsistensi magma dapat berubah dari cair menjadi semisolid lalu menjadi padat selama proses

pendinginan. Magma yang bersifat semisolid atau setengah cair ini bersifat lentur sehingga dapat berfungsi menahan setiap getaran atau goncangan yang terjadi akibat benturan-benturan dari lempeng-lempeng yang bergerakan dan bertabrakan tersebut. Tedapat hubungan sebab akibat dan hubungan saling menstabilkan antara terbentuknya gunung berapi dengan benturan lempeng yang saling bergerak dan berbenturan. Hal ini dapat dibuktikan dimana di daerah yang banyak terdapat gunung berapi, maka banyak pula terjadi pergeseran dan pergerakan lempeng , sehingga di daerah tersebut sering terjadi gempa baik yang yang bersakala kecil maupun yang besar.

Walaupun patahan tersebut hanya beberapa centimeter saja, akan dapat menghasilkan getaran hebat dipermukaan bumi. Terdapat dua jenis gempa bumi, yaitu Gempa Tektonik yang disebabkan oleh perbenturan atau patahan lempeng-lempeng dan Gempa Vulkanik yang disebabkan gejolak gunung berapi akibat tekanan dan desakan panas yang belum stabil dari bawah.

Bisa saja sebuah gunung berapi kelihatan kecil di permukaan, tetapi di dalamnya bagaikan akar pohon yang bercabang kemana-mana. Gunung berapi bagaikan tiang yang dipancangkan dengan dasar atau akar yang sangat kokoh menjulang ke dasar bumi. Sedemikian kokohnya kedudukan gunung-gunung diatas permukaan bumi sehingga sebesar apapun sungai yang ada tidak mungkin sanggup menggesar Gunung bergeser ke laut. Seperti yang disampaikan pada surat An Naml ayat 61 yang berbunyi ;

Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkan) nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.( qs An Naml 27:61)


Kembali ke ayat-ayat di dalam Al Quran yang menerangkan mengenai hubungan Gunung berapi dan guncangan yang ditimbulkannya. Allah dalam AL Quran menyampaikan tentang Gempa bumi dengan gaya bahasa yang sangat bijak dan penuh perhitungan untuk dipikirkan dan dianalisa. Secara spesifik, Allah tidak mengatakan hubungan antara gempa bumi dengan

keberadaan gunung berapi. Tidak satupun ayat di dalam AL Quran yang mengatakan bahwa gunung berapi dapat mencegah gempa bumi dan tidak juga menghilangkan gempa bumi. Gunung hanya melindungi bumi dari goncangan yang disebabkan oleh gempa atau menstabilkan goncangan yang diakibatkan oleh gesekan, patahan dan tekanan dari lempeng-lempeng tektonik. Fenomena ini menjelaskan bahwa gempa tidak dapat dihentikan oleh gunung berapi dan tidak bisa juga mencegah sebelum gempa terjadi. Gempa akan terjadi terus selama adanya pergerakan dari lempeng-lempeng tersebut akibat adanya gejolak dari cairan magma yang sangat panas di lapisan dalam bumi.

Allah SWT, karena sifatNYa yang maha bijaksana, menyampaikan Firmannya dengan tatabahasa yang santun sesuai dengan tanda-tanda alam agar manusia dapat mengambil pelajaran. Al Quran bukanlah buku pelajaran tentang Sain, tetapi Allah dengan sifatnya yang maha Bijaksana dan penuh Kasih Sayang memberikan tanda-tanda dan penuntun yang benar agar manusia berusaha untuk mempelajari dan mengambil mamfaatnya.

Semoga keterangan ini akan menjadi renungan , menyadarkan dan mensyukuri segala Karunia Allah yang tidak pernah habis-habisnya. Maha Benar Allah dengan segala FirmanNYA.

Kekuatan Doa Seorang Ibu


Kisah ini tentang seorang ulama besar yang dengan taufiq Allah bisa mencapai derajat sangat tinggi dalam berbagai spesialisasi ilmu agama, berkat doa sang ibunda pada masa kecilnya. Beliau adalah Syaikhul Islam Al-Imam Abul Fath Sulaim bin Ayyub Ar-Razi Asy-Syafi’i rahimahullah, salah seorang ulama abad 5 Hijriyah. Seperti banyak ulama lain generasi salaf, beliau ini dikenal sebagai ulama multi keahlian. Disamping sebagai pakar fiqih, baik dalam bidang ilmu fiqih secara umum maupun dalam bidang ilmu fiqih madzhab Syafi’i secara khusus, beliau juga termasyhur sebagai ahli ilmu Al-Qur’an, qiraat dan tafsir, ahli hadits yang tsiqah (terpercaya) , ahli bahasa, dan lain-lain.


Beliau bercerita bahwa, saat berusia sekitar 10 tahun-an, ada seorang syaikh (ulama) yang datang ke kota Ar-Rayy (terletak di wilayah Persia, dekat Teheran Iran sekarang) dimana beliau tinggal saat itu. Ketika sang Syaikh sedang mengajar dan mendiktekan ilmu kepada para murid, tiba-tiba beliau menunjuk ke arahku seraya berucap: Majulah kamu dan bacalah. Dengan rasa kaget bercampur gugup dan takut, akupun berusaha keras untuk bisa membaca surat Al-Fatihah. Namun ternyata aku tidak mampu melakukannya sama sekali. Lidahku jadi serasa kelu dan mulutku seakan terkunci.

Melihat kondisiku yang demikian, Syaikh tersebut lalu bertanya: Apakah kamu masih punya ibu? Ya, jawabku cepat dan singkat . Beliau berkata lagi: Kalau begitu pulanglah dan MINTALAH KEPADA IBUMU AGAR BELIAU MENDOAKANMU SEMOGA ALLAH MENGARUNIAKAN KEAHLIAN MEMBACA AL-QUR’AN DAN ILMU-ILMU LAIN KEPADAMU! Dan akupun menjawab singkat: Baiklah! Setelah itu aku langsung pulang menemui ibuku dan memohon doa kepada beliau. Beliaupun serta merta memenuhi permintaanku dan langsung berdoa khusus untukku. Dan saat beranjak besar, aku pergi ke kota Baghdad (yang menjadi salah satu pusat ilmu saat itu), untuk belajar ilmu bahasa Arab, ilmu fiqih, dan lain-lain.

Kemudian, setelah kurasa relatif cukup dalam menuntut ilmu, akupun kembali lagi ke kotaku Al-Rayy. Dan ketika suatu hari aku sedang berada di Masjid Jami’ untuk mengkaji kitab Mukhtashar Al-Muzani, tiba-tiba Syaikh yang menasehatiku dulu itu datang lagi, dan berucap salam kepada kami, namun beliau tidak mengenaliku. Beliau mendengar kajian kami, tapi tidak cukup memahami apa-apa yang kami diskusikan. Beliau lalu bertanya: Kapan dan bagaimana ilmu seperti ini bisa dipelajari dan didapat? Saat itu juga ingin sekali rasanya aku mengingatkan beliau akan wejangannya kepadaku kala kecil dulu dan berkata: Jika Syaikh masih punya ibu, maka pulanglah dan mintalah kepada beliau agar mendoakan Syaikh. Namun aku sungkan, sehingga tentu saja itu tidak kukatakan.

Catatan: Tidak ada keraguan bahwa, doa orang tua khususnya ibu untuk anaknya, termasuk doa yang mustajab. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Ada tiga doa yang mustajab, tanpa keraguan didalamnya: Doa orang yang terdzalimi, doa seorang musafir, dan doa orang tua untuk anaknya” (HR. At-Tirmidzi, dihasankan oleh Al-Albani). Namun perlu dipahami bahwa, itu tentu dengan syarat tidak adanya faktor-faktor penghalang lain. Seperti misalnya dosa-dosa sang anak yang belum terampunkan karena memang belum dilakukan tobat dengan taubatan nashuha darinya. Disamping bisa juga karena sikap durhaka anak atau kurang baktinya, atau sikap-sikap apapun lainnya, yang mungkin telah menyakiti hati ibu bapak sehingga sampai mengganggu atau mengurangi atau bahkan menghalangi keikhlasan dan sikap totalitas mereka saat berdoa untuk anaknya.

Nah, bagi yang masih memiliki ibu, mari mengistimewakan bakti kepada beliau disamping banyak-banyak meminta maaf kepadanya, lalu setelah itu silakan masing-masing memohon agar beliau mendoakannya secara khusus sesuai kebutuhan yang paling dihajatkannya. Dan setelah itu, tunggulah – dengan sabar, tawakkal dan husnudzan – keajaiban dan barokah pengkabulannya dari Dzat Yang Maha Menepati janji.

Sedangkan bagi yang ibundanya telah tiada , disamping senantiasa beristighfar untuk diri sendiri, maka hendaklah ia banyak melakukan amal-amal yang dibenarkan atau ditolerir atau bermanfaat untuk dilakukan bagi kebaikan dan pertambahan pahala beliau di alam barzakh atau di akherat kelak. Seperti misalnya doa untuk beliau, istighfar bagi beliau, sedekah dan semacamnya diantara amal-amal ibadah harta yang dikhususkan untuk beliau, haji dan atau umrah atas nama beliau, dan lain-lain. Dimana dengan berbagai bentuk “bakti” tersebut, diharapkan doa-doa sang bunda untuk buah hati semasa hidup yang boleh jadi dulu sempat tertahan oleh berbagai faktor penghalang dan penahan, kini bisa dikabulkan Allah untuk kebaikan dan kemaslahatan sang anak dalam hidupnya. Semoga!

Arsitek Terbaik Dalam Sejarah Islam

Arsitek Terbaik Dalam Sejarah Islam

Sedekah Berbalas Surga


Sedekah Berbalas Surga

Balasan Bagi pembohong

Terkadang kita jumpai beberapa keanehan terjadi pada makhluk-makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang kita yakini bahwa itu semua terjadi dengan kehendak Sang Penguasa langit dan bumi ini, Zat Yang Maha merajai segala apa yang ada di bumi ini. Seperti yang terjadi pada seekor kera dalam kisah berikut, di mana dia telah menghukumi seorang yang telah berbuat curang dalam bermuamalah karena ingin meraup keuntungan yang banyak. Hal ini adalah dikategorikan sebagai memakan harta manusia dengan cara yang batil padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil….” (QS. An-Nisa: 29)
Semoga hal ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Wallahul-Muwaffiq.
Dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
“Ada seorang laki-laki yang pekerjaannya menjual khamr (arak) di dalam kapal, lalu ia mencampur khamr itu dengan air, sedang bersamanya ada seekor kera. Tiba-tiba kera itu mengambil kantuan (uangnya) lalu naik ke tiang kapal, kemudian menumpahkan sebagian dinarnya ke laut dan sebagian dinar yang lain ke dalam kapal, hingga membuatnya menjadi dua bagian.
Kisah di atas diriwayatkan oleh Imam Ahmad: 2:306, Imam Al-Baihaqi dalam Syu’abul-Iman, 4:332 dan juga yang lainnya. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilah Ahadis as-Shahihah, 6:628 no. 2844.

Hikmah dari Kisah

Sebuah kisah unik yang pantas menjadi pelajaran bagi kita tentang suatu kebiasaan jelek pada diri seorang pedagang. Demi meraup keuntungan yang banyak, ia hendak menipu manusia. Ia mencampur khamrdagangannya dengan air agar menjadi banyak dan akan menghasilkan uang. Hasil dagangannya  ditumpahkan oleh kera tersebut sebagiannya ke laut dan sebagiannya lagi ke dalam kapal. Barangkali itulah balasan yang pantas diterimanya tatkala di dunia ini. Dan di akhirat kelak dia akan mendapatkan balasan yang jelek karena penipuannya tersebut.
Praktik-praktik yang demikian pun kerap kita jumpai di zaman kita sekarang ini, seorang pedagang mencampur barang dagangan yang baik dengan yang jelek, barang-barang yang memiliki harga mahal dicampur dengan barang yang harganya murah, mereka mencampur susu dengan air, mencampur madu dengan larutan gula, mencampur bensin dengan minyak tanah atau mencampur minyak tanah itu sendiri dengan air agar menjadi banyak. Mereka adalah orang-orang yang memakan harta manusia dengan cara yang batil, padahal harta yang mereka ambil itu adalah kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mereka akan dibalas karenanya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya tidaklah masuk surga daging yang tumbuh dari kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan neraka lebih pantas untuknya.” (HR. Ahmad, 28:468 dan At-Tirmidzi, 3:1, lihat Al-Misykah, 2:126)
Ini adalah ancaman yang sangat keras yang menunjukkan bahwa memakan harta manusia dengan cara yang batil termasuk dari perbuatan dosa-dosa besar.
Adz-Dzahabi berkata, “Termasuk di dalamnya juga, harta yang diambil dari pemungut cukai, para perampok, pencuri, koruptor, dan pezina semuanya termasuk dosa-dosa besar. Dan (begitu) pula seorang yang meminjam barang pinjaman kemudian mengingkarinya, seorang yang mengurangi timbangan atau takaran, seorang yang menemukan barang temuan tetapi tidak berusaha mengumumkannya tetapi ia memakannya, dan seorang yang menjual barang dagangan yang ada cacatnya kemudian ia menutup-nutupinya. Demikian juga berjudi dan yang semisalnya. Semuanya adalah termasuk dosa-dosa besar berdasarkan hadis di atas, sekalipun masih ada sebagiannya yang diperselisihkan.
Bila ada yang mengatakan mengapa laki-laki tersebut dicela sebab mencampur khamr dengan air dan tidak dicela sebab berjualan khamrpadahal khamr adalah sesuatu yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala? Jawabannya adalah bahwa khamr pada waktu itu bukan sesuatu yang haram dalam syariat laki-laki tersebut. Demikian pula pada awal-awal Islam, khamr adalah minuman halal di kota Madinah. Kemudian setelah beberapa waktu peminumnya dicela tetapi belum sampai diharamkan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya…” (QS. Al-Baqarah: 219)
Kemudian setelah beberapa waktu, meminum khamr diharamkan pada waktu seorang hendak melaksanakan shalat saja sekali pun masih diperbolehkan untuk memperjualbelikannya, sebagaimana firman AllahSubhanahu wa Ta’ala,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…” (QS. An-Nisa: 43)
Baru kemudian diharamkanlah khamr setelah itu secara tegas oleh AllahSubhanahu wa Ta’ala, karena meminum khamr akan banyak menimbulkan madharat (bahaya). Sebagaimana dalam firman-Nya:
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al-Maidah: 90)
Diceritakan bahwa setelah turunnya ayat tersebut jalan-jalan kota Madinah dibanjiri khamr. Bahkan tatkala gelas-gelas dan botol-botol itu masih di tangan-tangan mereka, begitu mendengar ayat tersebut mereka tumpahkan minuman kesenangan dan kebanggaan mereka itu. Walillahil-hamd (hanya bagi Allah-lah segala puji).

Mutiara Kisah

1. Kisah di atas merupakan peringatan keras dari praktik-praktik penipuan yang umum terjadi di kalangan manusia, karena harta yang didapat dari praktik penjualan semacam itu dapat lenyap di dunia sebelum hilang pula nanti di akhirat.
“Barangsiapa yang menipu kami, maka dia bukanlah termasuk golongan kami.” (HR. Muslim, 1:69, Abu Dawud, no.3452, At-Tirmidzi, 1:247, Ash-Shahihah: 1058)
Makna hadis di atas menurut ahli ilmu adalah, “Dia bukanlah termasuk seorang yang berjalan di atas petunjuk kami dan ber-qudwah (mencontoh) pada ilmu dan amal kami dan kebaikan jalan yang kami tempuh.” Seperti bila seorang mengatakan kepada anaknya tatkala tidak ridha dengan perbuatan yang dikerjakan anaknya itu lalu mengatakan, “Engkau bukanlah dari (golongan)ku.” Maka demikianlah makna dari setiap perkataan dari hadis-hadis yang senada dengan hadis di atas.
Ibnul Arabi berkata, “Perangai ini hukumnya haram berdasarkan ijma’(kesepakatan) umat.
2. Seekor kera (dalam kisah) itu dapat berhukum dengan hukum yang adil tatkala menghukumi harta orang tersebut.
3. Bolehnya menaiki kapal laut dan berjualan di dalam kapal.
4. Kapal dan dinar telah ada sejak zaman dahulu hingga sekarang.
Wallahu a’lam.

IP

sites - info

Cool Blue Outer Glow Pointer
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More